Program Literasi
  1. Rabu berliterasi 

Setiap hari Rabu pagi sebelum mulai belajar, murid-murid membaca buku non pelajaran. Setelah itu mereka menuliskan perkembangan bacaannya di jurnal yang ada di tiap kelas. 

Setiap dua minggu sekali, murid-murid menunjukkan potensinya dalam bidang literasi. Dibagi dalam tim perkelas, murid membaca puisi, membaca cerpen, dan menampilkannya di depan semua murid.   

  1. Mading 

Majalah dinding ada di SMP Negeri 65 Batam sebagai sarana bagi murid dan guru untuk menuangkan segala kreativitasnya. Mading ini diisi secara berkala berdasarkan agenda kegiatan yang diadakan di sekolah. 

Selain itu, mading ini juga digunakan sebagai sarana bagi para guru untuk memajng hasil karya murid dalam kegiatan pembelajaran.

  1. Perpustakaan Keliling  

SMP Negeri 65 Batam bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Batam mengadakan program perpustakaan keliling.  Mobil yang berisi buku non pelajaran yang disesuaikan dengan usia murid di sekolah didatangkan dari DISPUSIP Kota Batam setiap 3-4 bulan sekali.

Pada kegiatan ini murid di setiap kelas meminjam dan membaca buku yang ada di perpustakaan keliling di sekolah. Setiap murid menulis buku yang dibacanya. Di beberapa kesempatan, ada sebagian murid yang menceritakan kembali apa yang sudah dibacanya.

4. Pojok Baca

Di setiap ruang kelas SMP Negeri 65 Batam, terdapat pojok baca yang terletak di bagian depan. Pojok baca ini digunakan sebagai tempat untuk menyimpan buku yang bisa dipinjam dan dibaca oleh para murid untuk mengisi waktu senggang mereka. 

Pojok baca juga menjadi ajang bagi para murid dan walikelas untuk menuangkan kreativitasnya. Dalam kegiatan lomba kebersihan antarkelas, keberadaan pojok baca menjadi salah satu poin penting dalam penilaian.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait